Radio Sushi 99.1 FM

BI Siapkan Uang Rp7,1 Triliun untuk Ramadhan dan Idul Fitri

94

Padang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan uang tunai Rp7,1 Triliun untuk Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Kepala Kantor Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama A, uang ini untuk penuhi kebutuhan masyarakat yang diedarkan dengan komposisi Rp6,5 triliun uang pecahan besar dan Rp600 miliar uang pecahan kecil.
“Jumlah ini meningkat sebesar 65,11% (yoy) dibandingkan tahun lalu sebesar Rp4,31 triliun,” katanya pada media briefing di BI Sumbar, Senin (26/4).
Ia mengatakan, dengan mempertimbangkan kondisi Covid-19 terkini serta aspek kesehatan, layanan penukaran uang Rupiah pada periode Ramadhan/Idul Fitri 1442 H ini dilakukan melalui kantor bank yang tersebar di seluruh Indonesia. Bersinergi dengan perbankan, BI Sumbar berupaya memberikan layanan yang prima, untuk memfasilitasi penukaran uang Rupiah di masyarakat.
“Jumlah yang cukup, khususnya selama periode Ramadhan/Idul fitri dengan titik penukaran 152 jaringan kantor bank umum dan 50 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di seluruh kabupaten/kota di Sumbar. Masyarakat dapat memperoleh layanan penukaran tersebut mulai 12 April hingga 11 Mei 2021,” tambahnya.
Selain itu juga membuka kesempatan untuk mendapatkan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI (UPK 75 Tahun RI) melalui penukaran di kantor BI dan jaringan kantor bank. UPK75RI tidak hanya disimpan sebagai koleksi. Namun juga merupakan alat pembayaran yang sah untuk saat berbelanja, media pengenalan budaya, berbagi di Hari Raya Idul Fitri sebagai THR, dan mahar saat pernikahan, sepanjang tidak merusak fisik uang.
“Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran melalui aplikasi penukaran PINTAR (https://pintar.bi.go.id), menggunakan 1 KTP untuk menukarkan maksimal sebanyak 100 (lembar) UPK 75 Tahun RI setiap harinya dan dapat diulang pada hari berikutnya,” ujarnya.
Untuk menjaga kelancaran pembayaran, menfasilitasi kegiatan perekonomian dan kebutuhan masyarakat pada periode Ramadhan/Idul Fitri 1442 H, BI Sumbar menempuh 3 (tiga) langkah strategis guna memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional.
“Pertama, BI mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai, melalui digital banking, uang elektronik dan QRIS, yang dapat meminimalisir kontak fisik dalam bertransaksi,” tambahnya.
Kedua, untuk memenuhi kebutuhan transaksi di masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, layanan pembayaran melalui Sistem BI-RTGS dan SKNBI akan tetap beroperasi kecuali pada periode libur lebaran tanggal 12-14 Mei 2021, ketika layanan sistem pembayaran BI ditiadakan.
Ketiga, menyediakan uang layak edar dalam jumlah yang memadai dan higienis, serta layanan penukaran uang di seluruh Indonesia khusus periode Ramadhan/Idul Fitri 1442 H.
BI Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah dan merawat uang Rupiah sebagai bentuk Cinta Rupiah, menjaga Rupiah yang merupakan simbol kedaulatan negara sebagai bentuk Bangga Rupiah, dan mengenal fungsi Rupiah dalam konteks mendorong aktivitas perekonomian sebagai bentuk Paham Rupiah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.