Radio Sushi 99.1 FM
redporn twinks recorded their private sex.
dailypornhd.pro
fsiblog

Padang Gencarkan Vaksinasi Ketiga, Booster

125

 

Padang – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang, tercatat hingga awal Maret 2022, angka pencapaian vaksinasi di Kota Padang sudah mencapai angka persentase yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Baik vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua. Nah, di awal Januari 2022 sudah dilaksanakan vaksinasi ke tiga (booster).
Walikota Padang Hendri Septa menyebutkan kesuksesan pencapaian vaksinasi bagi warga Padang tersebut didukung banyak hal.
Terutama melalui serbuan vaksinasi yang gencar dilakukan melalui gerai-gerai vaksin setiap harinya oleh Pemerintah Kota Padang dan berbagai pihak, termasuk kegiatan Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin).
“Meskipun angka capaian vaksin telah merangkak naik, kita tetap mengimbau kepada warga Kota Padang yang belum divaksin untuk mendatangi puskesmas atau gerai-gerai vaksin terdekat untuk mendapatkan vaksinasi. Hal ini dilakukan agar kita bisa segera mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok,” ajak Walikota.
Hal tersebut pun disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Gentina, dalam talkshow kerjasama Pemerintah Kota Padang dengan Radio Sushi 99.1 FM, Senin (7/3).
Dalam talkshow dipandu andiko Fanny, yang disiarkan langsung, dr. Gentina menjelaskan pada awalnya jumlah sasaran pencapaian vaksinasi di Kota Padang, 726.615 orang. Angka tersebut belum termasuk vaksinasi anak.
“Pada awal sasaran tersebut sudah mencapai target 100 persen. Namun, pada awal Januari, sudah masuk sasaran vaksinasi anak, maka sasarannya bertambah menjadi 814.945 orang. Bedasaran sasaran tersebut, pencapaian Kota Padang, 91,18 persen untuk vaksinasi pertama dan untuk vaksinasi kedua sudah mencapai 64 persen. Harapan kita, untuk vaksinasi kedua ini bisa mencapai minimal 80 persen. Untuk vaksinasi booster kita sudah 4,08 persen. Artinya sudah 26.056 orang yang menjalani vaksinasi booster,” ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, pencapaian tersebut berkat kerjasama antara OPD, Dinas Pendidikan, Forkompinda, TNI dan Polri serta kegiatan Sumdarsin.
“Sebelumnya, Kota Padang sudah melakukan kegiatan percepatan vaksinasi. Mulai dari pendekatan terhadap pelayanan di RT/RW dan kecamatan dengan menambah gerai-gerai. Saat itu, angka pencapaian vaksinasi mulai menanjak naik pencapaiannya,” ucap dr. Gentina seraya mengatakan, angka itu meningkat tajam, karena faktor pemerintah yang mengkaitkan segala kegiatan dengan vaksinasi. Hal itu membuat motivasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Kemudian kolaborasi pihak swasta pun demikian.
“Setiap hari fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit selalu menyediakan vaksinasi. Artinya kami buka setiap hari dan melayani mereka yang ingin vaksinasi,” ucapnya.
Kemudian vaksinasi massal, tidak hentinya. Bahkan ada gerai-gerai di Kecamatan. Belum lagi ada program setiap mereka vaksin, ada disediakan sembako.
“Vaksinasi ini sangat diperlukan oleh tubuh. Ketika vaksinasi kedua sudah membentuk kekebalan tubuh. Namun, karena virus terus bermutasi, maka mereka melakukan vaksinasi booster, agar meningkatkan kembali antibodi. Namun tetap patuhi protokol kesehatan (prokes),” kata dr. Gentina.
Untuk itu ayo, vaksinasi booster. Dikatakannya, masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan vaksin booster. “Stoknya cukup, masyarakat tak perlu khawatir. Ada vaksinasi booster jenis Moderna, AstraZeneca dan Pfizer”, jelasnya.
Persyaratan untuk vaksinasi booster, harus enam bulan pasca vaksinasi pertama dan kedua. Kecuali lansia, jaraknya dengan vaksinasi kedua bisa tiga bulan.
“Untuk bisa disuntik vaksinasi ketiga atau booster, mereka harus menjalani vaksinasi pertama dan kedua terlebih dahulu,” jelas Gentina yang mengimbau masyarakat, walaupun sudah divaksin, tetap menjaga prokes. Jika merasakan demam, batuk ataupun flu, sebaiknya cepat diobati. Agar penularan bisa diatasi. Dijelaskannya, walaupun virus Covid-19 varian Omicron lebih ringan dibandingkan varian Delta, namun masyarakat harus waspada. Sebab penularannya cepat. Jika merasakan gejala-gejala tersebut sebaiknya isolasi secara ketat, sehingga tidak menularkan kepada orang lain. Ia mengimbau masyarakat tetap patuhi prokes dan wajib vaksinasi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

https://vlxxviet.net milf porn black porn