Radio Sushi 99.1 FM

Padang Siap Sebagai Tuan Rumah Apeksi 2022

47

Padang,
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah kembali talkshow di Radio Sushi 99,1 FM, Senin (15/2). Adapun tema yang dipilih dalam talkshow yang dipandu andiko Sigit, ‘Padang Siap sebagai Tuan Rumah Apeksi 2022’.
Melalui sambungan telepon seluler dari kediaman dinasnya, Mahyeldi menceritakan latar belakang, terpilihnya Kota Padang sebagai tuan rumah rapat kerja nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada Februari 2022.
Dikatakannya, berdasarkan hasil kesempatan dari beberapa peserta mukernas Apeksi, disepakati Kota Padang sebagai tuan rumah pada 2022.
“Ditetapkannya Kota Padang sebagai lokasi musyawarah kerja nasional (mukernas) 2022 merupakan kabar gembira,” jelas Mahyeldi.
Artinya, sekitar Februari tahun esok, Kota Padang akan dikunjungi banyak orang. Kepala daerah dari 100 kota se-Indonesia akan bertemu dalam mukernas Apeksi 2022.
Adapun tema dalam mukernas nantinya, sekaitan dengan peningkatan penguatan kapasitas pemerintah daerah, penanganan pasca pandemi Covid-19. Selama mukernas ada seminar dan diskusi. Ditambah adanya pameran produk dan pawai produk yang diunggulkan masing-masing kota. Akan ada perlombaan dan keberhasilan dari masing-masing kota se-Indonesia.
Tak lupa menghadirkan narasumber dari orang berkualitas. Ia berharap agenda bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya, sebab ini dapat menguatkan pemerintahan kota di Sumbar ke depannya.
“Tema dalam musyawarah cukup relevan, sebab banyak kepala daerah perlu pencerahan dan pembekalan,” jelasnya.
Yang jelas, ia menceritakan tentang ditetapkannya kota Padang sebagai tuan rumah Apeksi 2022, Mahyeldi begitu berapi-api. “Ini peluang cukup besar bagi kita mempromosikan tentang Kota Padang kepada para peserta,” ucapnya.
Ditegaskannya, mukernas ini merupakan momen perkenalkan potensi-potensi Kota Padang yang belum diketahui orang banyak.
Ia berharap, Kota Padang mampu mempertahankan situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kota Padang hingga 2022.
“Bagaimana kita mengendalikan wabah ini. Misalnya tingkat kesembuhan meningkat dan angka meninggal pun menurun. Alhasil, Padang menjadi tempat disenangi untuk dikunjungi,” ucapnya.
Mulai dari kenyamanan, kerapian, kebersihan dan ketentraman para pendatang di Kota Padang menjadi penentu kembalinya mereka. Apalagi Kota Padang terkenal dengan keindahaan pemandangan alam dan kuliner.
“Kebersihan dan kenyamanan faktor pendukung kemajuan pariwisata. Sehingga, mampu mengairahkan perekonomian. Tentunya akan banyak kegiatan seperti ini di Kota Padang,” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mahyeldi akan memperkenalkan masakan rendang kepada para peserta dengan mengadakan perlombaan memasak masakan yang sudah mendunia itu

Leave A Reply

Your email address will not be published.