Radio Sushi 99.1 FM
redporn twinks recorded their private sex.
dailypornhd.pro
fsiblog

TALKSHOW PEMKO PADANG “Padang Turun ke Level 2, Aktivitas Ekonomi Meningkat”

52

Padang – ‘Alhamdullilah,’ Kalimat itu yang terlontar dari mulut Walikota Padang, Hendri Septa, B. Bus (Acc) MIB ketika ditanyai andiko Fanny dalam talkshow kerjasama Pemerintah Kota Padang dengan Radio Sushi 99.1 FM, yang disiarkan secara langsung Radio Orang Padang, Kamis (21/10).
Kabar gembira itu adalah datang dari Menko Perekonomian Airlangga Hartato yang menyebut dalam rapat pembahasan evaluasi PPKM luar pulau Jawa dan Bali yang diadakan secara virtual pada Sabtu (16/10).
“Alhamdulillah Kota Padang sudah berada pada level 2. Tentunya, aktivitas ekonomi pun bergerak lebih meningkat,” ucap Walikota dalam talkshow itu.
Ia pun bersyukur bisa melalui itu semua. Menurunkan status PPKM level empat yang berkali-kali menjadi level dua.
“Kita bekerja sudah maksimal. Sejak 7 Juli lalu. Mulai dari level diperketat, darurat dan level empat. Kami bekerja melakukan segala hal agar menurunkan status itu. Mulai dari membuat pos pengawasan tiap-tiap perbatasan kota Padang,” jelasnya.
Lebih dilanjut dijelaskannya, semua usaha dilakukannya, demi merobah animo masyarakat tentang wabah pandemi Corona ini. “Pertama menurunkan orang sakit menjadi sehat. Itu adalah tugas awal kita pada Juli lalu. Kala itu, jumlah mereka yang terpapar hampir 5 ribu orang. Selama dua bulan berjalan kita bekerja keras dengan segala cara. Yang sakit kita rawat di rumah sakit. Dan yang terpapar di karantina, bisa di rumah ataupun di tempat karantina. Alhamdullilah kita bisa menurunkan level dalam 2 hingga 3 bulan,” jelasnya.
Namun, katanya, Kota Padang diberikan target dari Pemerintah Pusat untuk menvaksin warganya, sebanyak 720.000 jiwa dari 940.000 jiwa yang memiliki KTP Kota Padang. “Sayangnya saat itu, target yang diberikan pemerintah pusat belum bisa dipenuhi, karena rendahnya masyarakat yang divaksin. Makanya kita menjadi lama keluar dari PPKM level 4. Tapi seminggu lalu kita sudah mencapai syarat minimal 45 persen dari total taget yang harus di vaksin. Yakni mencapai 49,18 persen. Alhasil, kita diberitahukan turun level empat ke dua,” ucap Hendri Septa yang menyebutkan salah satu penentu turunnya level kota Padang adalah 50 persen warganya sudah di vaksin.
Lebih lanjut dijelaskannya, Kota Padang sudah berusaha bisa keluar dari pandemi ini secepatnya.
Kalau level empat ada batasannya dan tempat usaha seperti mal dan restaurant hanya buka sampai jam delapan malam. Untuk itu, Hendri Septa sebagai Walikota Padang berusaha memaksimalkan vaksinasi pada seluruh warga hingga akhir Oktober ini dan perekomian di Kota Padang bisa berjalan lagi.
Untuk mencapai target vaksinasi, ia sudah mengundang dan mengajak ulama mulai dari MUI, Muhammadiyah, NU dan Tarbiyah, agar mengedukasi dan memotivasi serta mengajak jemaahnya untuk vaksin.
Hendri Septa mengingatkan walaupun Kota Padang sudah PPKM level 2, jangan sampai kebablasan, protokol kesehatan tetap dipatuhi. Sebab masih ada pandemi Covid-19 gelombang ketiga, seperti yang dialami Negara Singapura, Amerika Serikat dan Rusia.
“Pandemi Covid-19 ini belum berakhir, kita masih di level dua tapi tidak terlalu ekstrim. Patuhi prokes dimana dan kemana saja pergi. Setiap keluar rumah pakai masker. Itu perlindungan yang terbaik. Sebab, pindahnya virus ini melalui dorplet. Pakai masker melindungi dirimu dan orang lain, jauhi kerumunan,” tegas Hendri Septa yang mengatakan ada aplikasi PeduliLindungi, semacam barometer mendeteksi masyarakat ada yang terpapar virus. Apalagi saat ini untuk masuk mal, bioskop ataupun tempat objek wisata menerapkan kartu vaksin. Atau bisa mendownload aplikasi PeduliLindungi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

https://vlxxviet.net milf porn black porn